best timing
Waktu berlalu, detik demi detik telah bergulir, menit demi
menit telah berlalu, dan setiap harinya pastilah berganti.
Entahlah apakah ini rasa yang hanya sebatas datang untuk
sementara ataukah memang sesungguhnya rasa yang akan tetap abadi hingga masa
yang tak terkirakan.
Aku tak bisa menerka apalagi sebatas menduga-duga, karena
aku tak ingin menjadi prasangka.
Seiring waktu yang beralu dan segala kenangan yang telah
kita lalui selama ini, aku pun tak mampu lagi untuk membedakan mana yang
benar-benar sesuai dengan hati ataupun hanya sebatas mulut yang telah banyak
melontarkan kalimat dusta.
Aku tak lagi mampu membedakan, mana hitam dan mana putih?
Mana yang merupakan rasa sakt dan mana yang merupakan
kebahagiaan
Semua bercampur menjadi satu saling berkelindan dan entah
telah membentuk suatu jaring dalam bentuk apa…
Entahlah, aku terlalu naïf, terlalu bodoh, dan buta untuk
menilai keadaan saat ini.
Komentar
Posting Komentar